JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Berita Utama

Selasa, 25 Oktober menjadi hari membahagiakan bagi keluarga besar Kelti Toksikologi dan Patologi BBLitvet pasalnya pada hari tersebut terlaksana kegiatan temu kangen dengan peneliti dan teknisi purnabakti dengan segenap peneliti dan tim Kelti Toksikologi dan Patologi yang masih aktif. Acara menggembirakan tersebut juga dihadiri oleh Bapak Plt. BB Litvet Dr. drh. Agus Susanto, M.Si., dalam kesempatan tersebut Kepala Plt BBLitvet menyampaikan untuk tidak melupakan sejarah dalam hal ini kepada senior-senior yang telah memberikan sumbangsih atas kemajuan Kelti Toksikologi dan Patologi, dan menyampaikan ucapan syukur dan terimakasih atas dedikasi yang telah diberikan selama bekerja di BBLitvet.

Acara ini dihadiri oleh para Peneliti senior diantaranya Prof. Syamsul Bahri (mantan Ka. BB Litvet tahun 1992-1999), Prof. Darmono, Dr. Indraningsih, dan peneliti senior lainnya, serta dihadiri juga oleh para teknisi senior purnabakti. Temu kangen ini membawa kehangatan tersendiri bagi seluruh yang hadir dengan memberikan kesan kenangan saat masih aktif dan menjadi cerita menarik tersendiri bagi yang masih aktif saat ini. Tentu saja acara ini memberikan energi semangat bagi semua yang hadir, terus berkarya BBLitvet demikian pesan yang disampaikan para senior, dan harus kita doakan senior kita tetap sehat dan aktif.

Rabu 12/10/22 Balai Besar Penelitian Veteriner melakukan penandatanganan komitmen bersama pelaksanaan keterbukaan informasi publik di ruang rapat lantai-1,  Plt. Kepala Balai Besar Penelitian Veteriner Dr. drh. Agus Susanto, M.Si dalam hal ini selaku Penanggung Jawab Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Pelaksana BBLitvet beserta pejabat PPID pembantu pelaksana dan Tim PPID BBLitvet hadir dan turut serta dalam penandatanganan tersebut. Kegiatan ini dilakukan untuk mendukung pelaksanaan keterbukaan informasi public di Lingkungan Balai Besar Penelitian Veteriner sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008.

Kedatangan 58 orang mahasiswa Sekolah Vokasi Program Studi Analisis Kimia IPB Balai Besar Penelitian Veteriner disambut langsung oleh Nurjaman, STP, MM selaku Koordinator KSPHP, yang didampingi oleh Sub Koordinator PHP, Sub Koordinator Kerjasama dan Staf KSPHP. Kunjungan dilaksanakan pada hari Selasa 20 September 2022. Adapun tujuan dari kunjungan kali ini adalah dalam rangka pengembangan potensi mahasiswa program sarjana terapan IPB.

Acara diawali dengan kunjungan ke laboratorium Patologi,Toksikologi, Virologi, Parasitologi dan Mikologi, Bakteriologi dan BSL 3, kunjungan diterima oleh masing-masing penanggung jawab laboratorium, serta dilanjutkan dengan penayangan video profil Balai Besar Penelitian Veteriner yang kemudian dilanjut dengan sesi diskusi.

Dalam program kunjugan ini diharapkan mahasiswa mendapatkan ilmu baru yang bermanfaat terkait dengan aktivitas riset dibidang Kesehatan hewan, dan dapat mempererat hubungan antara Balai Besar Penelitian Veteriner dan Sekolah Vokasi Institut Pertanian Bogor.

Politeknik Pembangunan Pertanian Bogor (Polbangtan) yang merupakan politeknik Kementerian Pertanian dengan pendidikan vokasi jurusan pertanian dan peternakan melakukan kegiatan kunjungan ke Balai Besar Penelitian Veteriner pada Selasa 22 September 2022 sejumlah 32 orang dari program studi penyuluhan peternakan dan kesejahteraan hewan. Kunjungan diterima oleh Sub Koordinator Pendayagunaan Hasil Penelitian (PHP) drh. Dianita Dwi Sugiartanti, M.Sc, Sub Koordinator Kerjasama Siti Kuraesin S.IP dan Staf KSPHP di Ruang Rapat BBLitvet.

Kunjungan kali ini, mahasiswa berkesempatan mengunjungi laboratorium Patologi dan Parasitologi, selain itu juga mengunjungi perpustakaan BBLitvet. Melengkapi informasi tentang BBlitvet, disampaikan melalui penayangan profil BBLitvet dan diakhiri dengan sesi diskusi. Semangat mahasiswa dalam kegiatan kunjungan ini diharapkan dapat meningkatkan wawasan dan keterampilan di bidang kesehatan hewan.

“Peluang dan Tantangan Standardisasi Pengujian Rabies di Indonesia”, menjadi tema kegiatan bimtek yang diselenggarakan secara hybrid pada hari Senin 19 September 2022 di Ruang Rapat Lantai 2 BBLitvet. Bimtek dihadiri oleh Dinas atau Instansi Pemerintah, Perguruan Tinggi, dan sektor swasta. Peserta yang hadir sebanyak 117 Orang peserta daring dan 50 Orang peserta luring.

Bimtek dibuka oleh Kepala Badan Litbang Pertanian yang diwakili oleh Plt. Kepala Balai Besar Penelitian Veteriner Dr. drh. Agus Susanto, M.Sc, dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa Kementerian Pertanian dan Kementerian terkait telah menyepakati enam penyakit hewan zoonosis yang menjadi prioritas untuk dicegah dan dikendalikan di Indonesia, salah satu nya yaitu Rabies. “Prioritas ini menurut saya sangat penting untuk membangun dan meningkatkan kapasitas nasional dalam pengendalian dan penanggulangan zoonosis, khususnya dalam hal deteksi, pelaporan, dan respon dini zoonosis dan ancaman kesehatan lainnya pada interface manusia-hewan-lingkungan” ujarnya.

Sementara itu Koordinator KSPHP Nurjaman, S.TP, MM dalam sambutannya menyampaikan “kegiatan bimtek ini merupakan kegiatan yang akan secara rutin kami laksanakan setiap bulan, tentu dengan topik-topik menarik dan terkini dibidang veteriner dan Kesehatan hewan, pada kesempatan ini topik yang tak kalah menarik terkait dengan rabies, seperti kita fahami bersama bahwa rabies merupakan masalah kesehatan masyarakat di dunia, termasuk Indonesia” imbuhnya

Narasumber dalam Bimtek Peluang dan Tantangan Standardisasi Pengujian Rabies di Indonesia adalah Prof Suwarno, DVM. M.Si.(Universitas Airlangga) memaparkan kondisi lokal dan global terkait dengan penanganan rabies, drh. Melky Angsar, M. Sc (Dinas Peternakan Provinsi NTT) memaparkan tantangan dalam penanganan rabies di NTT dan drh. Yul Fitria, M. Biomed (Balai Veteriner Bukit Tinggi) berbagi pengalaman sekaligus praktek dalam pengujian rabies yang selama ini dilakukan oleh Balai Veteriner Bukit Tinggi.