JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Berita Utama

Dalam rangka inisiasi kerjasama penelitian "Potensi Flora Normal yang dapat Mempengaruhi Pertumbuhan Bakteri Bacillus Antracis sebagai Upaya Penanggulangan SeranganTerorisme " antara Balai Besar Penelitian Veteriner Balitbangtan dan Lembaga Kesehatan Militer Pusat Kesehatan TNI AD, Tim Lembaga Kesehatan Militer yang diwakili oleh Letkol Ckm Dr W Budiman, MSc, Mayor Ckm Era Safroni SAB, Mayor Ckm Riza M Z SKM, MEpid, Mayor Ckm Untung Slamet, Letda Ckm Furkan SSi, Sukendro SAP melakukan kunjungan dan rapat koordinasi untuk pelaksanaan kerjasama penelitian di Balai Besar Penelitian Veteriner pada hari Selasa tanggal 3 Maret 2021.
 
Kunjungan tim Lembaga Kesehatan Militer diterima oleh Kepala Balai Besar Penelitian Veteriner, Dr.drh NLP Indi Dharmayanti, MSi didampingi oleh tim BBLitvet (Dr drh Andriani, MSi, Dr drh Rahmat Setya Adji, MSi, drh Dyah Ayu Hewajuli, MSi, drh Suraida Meisari, drh Zaki Aminullah). Kepala BBLitvet dalam sambutannya menyampaikan bahwa terkait peran dan kiprah BBLitvet sebagai lembaga yang menangani agen biologi dan toksin. BBLitvet dalam penanganan agen biologi dan toksin yang berpotensi digunakan sebagai senjata biologi telah melakukan kerjasama dengan lembaga bertaraf Internasional seperti American Type Culture Collection (ATCC) USA, Federal Bureau of Investigation (FBI), Civilian Research and Development Foundation (CRDF), Sandia Laboratory, OIE, Biosecurity Engagement Program (BEP). BBLitvet juga mempunyai unit BBLitvet Tissue Culture yang merupakan satu satunya unit BCC di Indonesia yang mengkoleksi agen biologi patogen serta telah diakui oleh Budapest treaty dan Kemenkumham. Selanjutnya, Letkol CKM Dr W Budiman, MSc dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada Kepala BBLitvet dan tim yang telah menerima dan menjalin koordinasi dengan baik selama inisiasi kerjasama penelitian.
 
Selama kunjungan ke BBLitvet, tim Lembaga Kesehatan Militer didampingi oleh tim BBLitvet mengunjungi sarana dan prasana laboratorium BBLitvet termasuk BSL 3 serta melakukan koordinasi terkait penyusunan naskah perjanjian kerjasama penelitian dan teknis pelaksanaan kerjasama penelitian.
Inisiasi kerjasama ini diharapkan bermanfaat untuk peningkatan kapasitas dan kompetensi penelitian dan pengembangan penyakit Anthrak sebagai upaya penanggulangan serangan bioterorisme.
 
   
 
   

Balitbangtan, Balai Besar Penelitian Veteriner (BBLitvet) menyelenggarakan Public Hearing Standar Pelayanan Publik Balai Besar Penelitian Veteriner" dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan publik di Balai Besar Penelitian Veteriner pada hari Kamis, tanggal 25 Februari 2021. Acara dibuka oleh Kepala Balai Besar Penelitian Veteriner, Dr drh NLP Indi Dharmayanti, MSi.Kepala BBLitvet dalam sambutannya memberikan arahan tentang perkembangan terkini pelayanan publik BBLitvet dalam mengikuti era digitalisasi dan menuju era bioteknologi secara global. Pelayanan publik BBLitvet baik pelayanan digital diagnostik maupun pelayanan digital perpustakaan sudah terintegrasi dengan InBig IRCVS.
 
Acara virtual Public Hearing Pelayanan Publik BBLitvet dihadiri oleh peserta dari Lingkup Kementerian Pertanian, Pemerintah Daerah, Perusahaan, Lembaga Swasta, dan menghadirkan beberapa Narasumber. Narasumber pertama adalah Kepala Keasistenan Bidang Pencegahan Ombudsman, M. Arif Wibowo memberikan materi terkait Layanan Prima Instansi Pemerintah. Kepala keasistenan Bidang Pencegahan Ombudsman menjelaskan hal hal yang perlu ditingkatkan, diimplementasikan, dan disebarluaskan dalam pelayanan publik oleh suatu satuan kerja.
 
Koordinator KSPHP BBLitvet, Dr drh Andriani, MSi memberikan materi terkait Standar Pelayanan Publik BBLitvet; Manajer Diagnoatik, Dr drh Susan M Noor MVSc memberikan materi terkait Layanan diagnostik BBLitvet. Manajer diagnostik menjelaskan terkait jenis pelayanan diagnostik BBLitvet serta menyampaikan informasi baru terkait pelayanan diagnostik DIVA AI H5N1 dan H9N2 serta serologi Covid 19 di BBLitvet. Layanan diagnostik BBLitvet sudah mengalami perkembangan menjadi digitalisasi pelayanan diagnostik mulai pendaftaran sampai dengan tracking hasil pengujian sampel.
Acara virtual public hearing ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi stake holder pelayanan publik BBLitvet serta sebagai sarana untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik BBLitvet.
 
 
 

Dalam rangka evaluasi penerapan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015, SNI/ISO/IEC 17025 : 2017, SNI/ISO/IEC 17043 : 2010 dan KNAPP, Balai Besar Penelitian Veteriner (BBLitvet) menyelenggarakan Kaji Ulang Manajemen (KUM) Integrasi tahun 2020 pada hari Kamis tanggal 17 Desember 2020.
 
Kaji ulang manajemen (KUM) Integrasi ini meliputi ruang lingkup persyaratan manajemen, persyaratan teknis, laporan dan evaluasi tercapai atau tidaknya sasaran mutu Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015, SNI/ISO/IEC 17025 : 2017, SNI/ISO/IEC 17043 : 2010 dan KNAPP yang telah ditetapkan satu tahun sebelumnya tahun 2020, dan rencana sasaran mutu satu tahun ke depan tahun 2021 serta mengidentifikasi masalah dan kendala tentang penerapan sistem manajemen mutu.
 
KUM Integrasi tahun 2020 dihadiri Kepala Balai Besar Penelitian Veteriner selaku Manajer Puncak; semua pejabat struktural eselon 3 dan 4 BBLitvet, Ketua Kelompok Peneliti di BBLitvet; Manajer Diagnostik; Manajer Mutu (ISO 9001:2015, SNI/ISO/IEC 17025 : 2017, SNI/ISO/IEC 17043 : 2010 dan KNAPP); peneliti, teknisi dan pegawai BBLitvet melaui tatap muka dan zoom meeting.
 
Acara KUM Integrasi BBLitvet tahun 2020 dibuka oleh Kepala Balai Besar Penelitian Veteriner dalam hal ini selaku Manajer Puncak (Dr. drh NLP Indi Dharmayanti, MSi). Manajer Puncak memberikan arahan terkait capaian kegiatan dan prestasi yang diraih BBLitvet tahun 2020 serta rencana kegiatan BBLitvet tahun 2021.
 
Acara dilanjutkan dengan paparan capaian kegiatan tahun 2020 serta rencana kegiatan tahun 2021 oleh Manajer Mutu Sistem Manajemen Mutu SNI/ISO/IEC 17043 : 2010 (Dr.drh Taty Ariyanti, MSi); Manajer Mutu Sistem Manajemen Mutu SNI/ISO/IEC 17043 : 2010 (April Hari Wardhana, SKH, MSi, PhD); Manajer Mutu ISO 9001:2015 (Ir. Chaerunisa Syafitrie, MSi); Manajer Mutu KNAPP (Dr. Yulvian Sani); Manajer Diagnostik (Dr. drh Susan M Noor, MVSc); Ketua Kelti Patologi (Dr. Yulvian Sani); Ketua Kelti Toksikologi (Dr. Romsyah Maryam); Ketua Kelti Virologi (drh Atik Ratnawati, MBiotech); Ketua Kelti Parasitologi dan Mikologi (Dr. drh. Riza Zainuddin Ahmad, MSi; Ketua Kelti Bakteriologi (Dr. drh Susan M Noor, MVSc); Kepala Bidang Program dan Evaluasi (Dr. Muharram Saepulloh, MSc); Kepala Bidang Kerjasama dan Pendayagunaan Hasil Penelitian (Dr. drh Andriani, MSi); Kepala Bagian Tata Usaha (Ir. Chaerunisa Syafitrie, MSi)
 
KUM Integrasi ini diharapkan menjadi sarana untuk mendapatkan masukan dan saran dari berbagai pihak untuk perbaikan berkelanjutan, melalui proses pengkajian secara menyeluruh untuk memastikan keberlanjutan, kesesuaian, kecukupan, dan efektifitas pelaksanaan sistem manajemen mutu sesuai Persyaratan ISO 9001:2015, SNI/ISO/IEC 17025 : 2017, SNI/ISO/IEC 17043 : 2010 dan KNAPP serta memenuhi tuntutan kompetensi
 
 
 
Balitbangtan, Balai Besar Penelitian Veteriner (BBLitvet) bekerjasama dengan Kesatuan Kimia Biologi Radioaktif (KBR) Pas Gegana, POLRI menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) "Biorisiko Terkait Agen Biologis dan Toksin kepada anggota KBR Pas Gegana pada hari Senin - Jumat, tanggal 1 - 5 Februari 2021. Bimtek ini merupakan bentuk kerjasama BBLitvet, Balitbangtan dan KBR Pas Gegana, POLRI yang sudah terjalin sejak lama dan sudah diselenggarakan setiap tahun dalam rangka peningkatan pemahaman kepada anggota KBR Pas Gegana terkait penanganan bioterorisme dan senjata biologi di Indonesia.
 
Acara Pembukaan Bimtek diawali sambutan oleh Kepala Balai Besar Penelitian Veteriner, Dr drh NLP Indi Dharmayanti, MSi tentang pentingnya pemahaman agen biologi patogen yg termasuk diantaranya bisa digunakan sebagai senjata biologi. KaBBLitvet juga dalam sambutannya menjelasakan fasilitas yg dimiliki oleh BBLitvet seperti BCC sebagai depository mikroorganisme patogen satu satunya di Indonesia serta fasilitas serta sumberdaya manusia yang mumpuni terkait penanganga agen biologi. Selanjutnya Sambutan dari Komandan Satuan KBR Pas Gegana yang diwakili oleh Wakil Komandan KBR Pas Gegana, AKBP Suhendro SIK, yang menyebutkan pentingnya kerjasama dan sinergi antar institusi dalam penanggulangan bioterorisme. 
 
Kepala Balitbangtan, Dr. Ir Fadjry Djufry MSi memberikan arahan terkait peran dan kiprah BBLitvet sebagai lembaga yang menangani agen biologi dan toksin yang berpotensi sebagai senjata biologi sejak lebih dari seratus tahun yg lalu serta BBLitvet telah melakukan kerjasama dengan lembaga bertaraf Internasional sekaligus membuka acara Bimtek.
 
Bimtek diikuti oleh sebanyak 15 peserta dari anggota KBR Pas Gegana. Peserta bimtek harus memenuhi persyaratan hasil rapid antigen negatif terhadap Covid 19. Bimtek dilaksanakan secara offline dan online.
 
Bimtek "Biorisiko Terkait Agen Biologis dan Toksin Tim Gegana menghadirkan beberapa Narasumber yang ahli di bidangnya. Dr. drh. NLP Indi Dharmayanti memberikan materi tentang Pengendalian dan pencegahan zoonosis dan penyakit Emerging (COVID 19); Dr Susan M Noor MVSc memberikan materi teori dan praktikum tentang (Biological weapons, dekontaminasi dan penanganan limbah bahan biologik berbahaya); drh Indrawati Sendow, MSc memberikan materi teori dan praktikum tentang (Laboratorium biosafety dan biosecurity), APD; Dr drh Rahmat Setya Adji, MSi memberikan materi teori tentang Pengenalan Bacillus Antracis.
 
Bimtek ini diharapkan dapat menjadi sarana terjalinnya kerjasama BBLitvet dan KBR Pas Gegana serta menjadi wahana diskusi interaktik antara peserta dan narasumber sehingga dapat meningkatkan wawasan dan pemahaman tentang bioterorisme dan sejata biologi kepada anggota KBR Pas Gegana.
 
 
 
 
 
Badan Litbang Pertanian, Kementerian Pertanian sebagai garda terdepan menyiapkan teknologi inovasi dan bersiap diri untuk mendesiminasikannya dengan bekerja sama dengan semua pemerintah daerah.
 
Kepala Balitbangtan, Kementerian Pertanian, Dr Ir Fadjri Djufry MSi, terus mendorong agar Balitbangtan melakukan kerjasama dengan semua pemerintah daerah dan khususnya hari ini dengan Pemda Kota Bogor untuk mengembangkan kegiatan penelitian yang hasilnya siap untuk diimplementasikan.
 
Penandatanganan MoU Kerjasama antara Pemerintah Kota Bogor dengan Balitbangtan tentang kerjasama mewujudkan Kota Bogor sebagai kawasan inovasi teknologi pertanian telah dilakukan kedua belah pihak oleh Wakil Walikota Kota Bogor, Dedie A Rachim dan Kepala Balitbangtan, Dr Ir. Fadjri Djufri, MSi pada hari Selasa tanggal 24 Agustus 2020 di Balai Besar Penelitian Veteriner.
 
Dalam rangka tindak lanjut BBLitvet sebagai salah satu Laboratorium rujukan tempat pengujian PCR COVID 19 di Indonesia dan telah melakukan riset-riset yang menghasilkan rekomendasi yang dapat digunakan oleh masyarakat sebagai rujukan, pada waktu dan tempat yang sama juga telah dilakukan penandatangan perjanjian kerjasama antara Balai Besar Penelitian Veteriner dengan Dinas Kesehatan Kota Bogor tentang "Pengujian Swab secara Real time PCR dan Serologi pada Pasien COVID 19 di Kota Bogor oleh kedua belah pihak yaitu Kepala Balai Besar Penelitian Veteriner, Dr drh NLP Indi Dharmayanti, MSi dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, dr. Sri Nowo Retno, MARS
Lingkup perjanjian kerja sama ini meliputi Penelitian dan pengujian sampel swab pasien COVID-19 secara RealTime PCR;
 
Penelitian dan pengujian serologi sampel antigen dan antibodi pasien COVID-19 secara ELISA; dan Ahli teknologi pengujian ELISA sampel pasien COVID-19.
Kesepakatan MoU serta Perjanjian Kerjasama pada hari ini sangat penting untuk memperkuat dan menyelaraskan program dan kegiatan penelitian dan pengembangan pertanian dengan program-program Pemda Kota Bogor dalam rangka akselarasi untuk membangkitkan ekonomi masayarakat serta menghadapi pandemi global COVID 19.