JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Berita Utama

PENGANUGERAHAN PUSAT UNGGULAN IPTEK 2014

Dalam upaya mendongkrak kesiapan teknologi hasil lembaga litbang dan meningkatkan jumlah teknologi yang dimanfaatkan oleh industri dan pelaku usaha, Program pengembangan Pusat Unggulan Iptek (PUI) diluncurkan Kementerian Riset dan Teknologi pada tahun 2011. Program ini mendorong lembaga litbang selain unggul dibidang academic excellent, namun juga dalam melakukan hilirisasi produk hasil litbang ke penggunanya, sehingga hasil litbang dapat memberikan jawaban terhadap permasalahan yang dihadapi pengguna (masyarakat, pemerintah, industri, pelaku usaha) dan membantu meningkatkan daya saingnya.

 

Pada tahun 2014 ini terdapat 9 lembaga litbang berpredikat Pusat Unggulan Iptek yang  telah ditetapkan dan masih ada 18 lembaga litbang yang sedang dipersiapkan Kemenristekdikti menjadi Pusat Unggulan Iptek termasuk BBLitvet.

Tanggal 16 Desember 2014, secara resmi Menteri Ristekdikti bertempat di gedung Kemenristekdikti Jakarta melakukan penganugerahan Pusat Unggulan Iptek dan penanda tanganan master plan untuk 18 lembaga litbang. Pada sesempatan yang sama 18 lembaga litbang menggelar pameran hasil-hasil teknologi yang telah dihasilkan dimasing-masing lembaga .

 

Menteri Ristekdikti dan rombongan berkenan meninjau dan berinteraktif ke stand BBLitvet.

 

Kepala BBLitvet bersama Pejabat Struktural dan Para Ketua Keti

KERJASAMA VAKSIN ETEC

Pada hari selasa 2 Desember 2014 bertempat di KSPHP BB Litvet dilakukan pertemuan antara PT. Caprifarmindo dengan BB Litvet. Kegiatan tersebut adalah merupakan tindak lanjut dari beberapa pertemuan sebelumnya yaitu terkait pemanfaatan vaksin ETEC yang ditemukan oleh Prof. Dr. Supar, MS.,  salah seorang peneliti BB Litvet yang saat ini sudah pensiun.

Pertemuan tersebut penting karena mendiskusikan persiapan-persiapan yang dianggap perlu untuk tindak lanjut kerjasama yang lebih operasional. Hadir pada pertemuan tersebut perwakilan PT. Caprifarmindo (3 orang), BB Litvet (Kabid KSPHP,  Kasi PHP, Ketua Kelti Bakteriologi dan teknisi) dan Prof. Dr. Supar, MS. sebagai penemu inovasi teknologi tersebut.

Diharapkan kegiatan ini akan menjadi titik tolak untuk pemanfatan inovasi-inovasi teknologi veteriner lainnya oleh para pengguna khususnya oleh Perusahaan Swasta.

 

Diskusi rencana kerjasama Bb Litvet dengan PT. Caprifarmindo

Pada tanggal 25 November 2014 telah diadakan workshop penyakit surra, dengan materi bahasan Hasil Uji Trypanosidal dengan pembicara Drh. Didik Tulus Subekti, MKES. Yang dipandu oleh Dr. drh. R.M. Abdul Adjid.

Kepala Balai Penelitian Veteriner berkenan membuka acara tersebut dan diteruskan persentasi  serta diskusi oleh pemakalah.

Para peserta yang hadir yaitu Para Peneliti BBLitvet dan dari perwakilan Balai Besar Pengujian Mutu dan Sertifikasi Obat Hewan, Balai Besar Veteriner Maros, Balai Besar Veteriner Wates, Balai Besar Veteriner Denpasar, Balai Besar Veteriner Medan, Balai Veteriner Lampung, Balai Veteriner Banjar Baru, Balai Veteriner Subang, Balai Veteriner Bukit Tinggi, Lab. Tipe B Kupang NTT dan UPTD Rumah Sakit Hewan dan Veteriner DPKH NTB, serta 15 BPTP yang sedang melaksanakan magang di BBLitvet.

 

Hal penting yang dapat disarikan pada workshop tersebut adalah

  1. Galur yang berbeda dari T. evansi akan memiliki kepekaan yang berbeda terhadap jenis obat.
  2. Galur yang berbeda dari T. evansi akan memiliki perbedaan konsentrasi / dosis yang tepat dari satu jenis obat.
  3. Setiap wilayah (pulau, propinsi atau negara) memiliki galur T. evansi yang berbeda-beda satu dengan lainnya.
  4. Seekor hewan dapat terinfeksi lebih dari satu galur T. evansi yang berbeda.
  5. Pengobatan memiliki indikasi dan konsekuensi yang berbeda pada setiap kasus surra pada wilayah yang berbeda (spesifik lokasi)

PENGHARGAAN SATYALANCANA KARYA SATYA KARYAWAN BB LITVET

Bertepatan dengan Hari Ulang Tahun KORPRI yang ke-43, dimana pelaksanaan upacaranya dilaksanakan pada tanggal 1 Desember 2014 di, 11 orang karyawan Balai Besar Penelitian Veteriner (BB Litvet) menerima penghargaan Satyalancana Karya Satya 10, 20 dan 30 tahun dari Presiden Republik Indonesia. Acara penyematan tanda penghargaan di laksanakan di Kementrian Pertanian pada saat pelaksanaan Upacara Peringatan HUT KORPRI oleh Bapak Menteri Pertanian Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, MP untuk penghargaan 30 tahun sedangkan untuk 10 dan 20 tahun disematkan oleh pejabat eselon I.

Pada kesempatan tersebut Menteri Pertanian memberikan arahan singkat yang intinya adalah pada penekanan Swasembada dibidang pertanian yaitu dengan melalui kerja…kerja…kerja… yang dilandasi dengan kedisiplinan dan kejujuran.

Suatu kebanggaan tersendiri bagi karyawan BB Litvet yang menerima penghargaan tersebut karena berkesempatan untuk bersalaman dan berfoto bersama dengan Bapak Menteri Pertanian.

 

Foto bersama dengan Menteri Pertanian

 

Masih maraknya penyakit hewan di Indonesia terutama penyakit strategis dapat mempengaruhi produktivitas ternak. Untuk itu diperlukan partisipasi pelaku peternakan untuk membantu mengatasi permasalahan penyakit di lapangan.

BPTP sebagai unit pelaksana teknis dari Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian yang ada di daerah yang sering kontak langsung dengan peternak harus berperan secara aktif dalam penanganan dan penanggulangan penyakit hewan sesuai dengan porsinya. Oleh karena itu dipandang perlu untuk meningkatkan wawasan dari para pengkaji BPTP seiring dengan maraknya penyakit dan perkembangan ilmu pengetahuan dalam penanganan dan penanggulangannya.

Berkenaan dengan hal tersebut Badan Litbang Pertanian melalui program detasirnya dalam rangka peningkatan kemampuan fungsional menyelenggarakan kegiatan magang yang salah satunya diselenggerakan di Balai Besar Penelitian Veteriner. Kegiatan magang dilaksanakan selama 14 hari dari tanggal 24 November – 7 Desember 2014 yang diikuti oleh 15 BPTP, yaitu BPTP Kaltim, Bali, NTB, Sumut, Bengkulu, Sultra, Kalteng, Aceh, Banten, Sulsel, NTT, Jateng, Jabar, Yogyakarta dan BPTP Jabar.

Kegiatan pada hari pertama dibuka oleh Kepala Balai Besar Penelitian Veteriner Dr. drh. Hardiman MM., bertempat di aula BBLitvet yang dihadiri para peserta magang, para ketua Kelti dan Peneliti serta Para pejabat Struktural lingkup BBLitvet. Pada pelaksanaan hari kedua para peserta mendapatkan arahan dari Sekretaris Badan Litbang Pertanian Dr. Ir. Agung Hendriadi, M.Eng.

Kegiatan Magang dilaksanakan dalam bentuk pembekalan wawasan, teknik pemeriksaan di laboratorium dan field trip.