JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Berita Utama

Sabtu, 17 September 2022, Bogor Historical Walk, komunitas yang mempunyai kegiatan menelusuri tempat-tempat bersejarah di kota Bogor dan sekitarnya  sebagai upaya mengenalkan sejarah, budaya dan literasi kepada masyarakat Bogor, melakukan kegiatan kunjungan ke Balai Besar Penelitian Veteriner.

Pada acara tersebut Plt. BB Litvet Dr. drh. Agus Susanto, M.Si menjelaskan tentang sejarah/cikal bakal Sekolah kedokteran Hewan pertama di Indonesia yang berkaitan erat dengan Balai Besar Penelitian Veteriner. Beliau menyampaikan pula bahwa sepanjang perjalanan sejarahnya, BB Litvet mengalami pergantian nama hingga 10 kali.

Peserta berkesempatan mengunjungi tempat  tempat bersejarah yang ada di lingkungan Balai Besar Penelitian Veteriner, diantaranya adalah gedung Bakteriologi (Veeartsenijkundig Laboratorium (V.L.) 1908; KSPHP; dan Perpustakaan. Tim rombongan Bogor Historical Walk menyampaikan BBLitvet merupakan tempat yang luar biasa, yang masih mampu menyimpan catatan sejarah. Selain mendapat informasi terkait sejarah pendirian aktivitas di BBlitvet juga mendapat banyak ilmu terkait dengan Kesehatan hewan dari cerita aktifitas BBLitvet.

BBLITVET – BALITBANGTAN, Sebagai salah satu bentuk pemberdayaan petani milenial, Kementerian Pertanian menyelenggarakan kegiatan Sarasehan Petani Milenial yang dilaksanakan mulai hari Minggu 28 Agustus sampai dengan tanggal 30 Agustus 2022 di Bumi Perkemahan Ragunan dengan ragam kegiatan yaitu forum diskusi, pameran produk pertanian, gelar teknologi, business matching dan perkemahan yang diikuti oleh 660 peserta, terdiri dari 500 petani milenial, 130 petani kolotnial (poktan gapoktan), termasuk di dalamnya 30 orang P4S.

Acara Sarasehan Petani Milenial 2022 dibuka secara resmi oleh Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo pada Senin (29/8) sore. Dalam arahannya beliau mendorong petani milenial untuk tetap kreatif dan inovatif dalam menghadapi tantangan global yang mengancam ketahanan pangan nasional saat ini. "Kita berharap pertanian Indonesia jadi lebih baik karena selama ini terbukti menjadi bantalan ekonomi. Pertanianlah paling siap menghadapi tantangan-tantangan apapun hari ini, besok dan masa yang akan datang," katanya. Lebih lanjut kondisi dunia saat ini membutuhkan tangan-tangan kreatif anak muda dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. "Dunia mengharapkan kita, dan pangan Indonesia harus menjadi sesuatu yang berarti. Karena itu, yang pertama mitigasi tantanganmu, kedua adaptasi, dan yang ketiga adalah hadapi tantangan ini secara bersama-sama," imbuh Syahrul.

Sementara itu, Kepala Badan Pusat Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi menjelaskan, kegiatan ini merupakan salah upaya Kementan resonansi regenerasi petani serta wirausaha muda di sektor pertanian dalam mendukung upaya penguatan ketahanan pangan nasional. Dijelaskan lebih lanjut bahwa tujuan dari kegiatan ini ialah untuk menyukseskan salah satu program utama Kementan yaitu TANIAKUR alias Petani Milenial Akses Kredit Usaha Rakyat, yang didukung Bank BRI, Mandiri, BNI, dan Bank BPD. Ia mengatakan, para petani milenial pun telah menyatakan komitmen untuk mendukung program-program utama Kementan, terutama dalam mengantisipasi krisis pangan global.

BBLitvet dalam koordinasi Balitbangtan berpartisipasi mengikuti pameran produk pertanian dengan menampilkan produk inovasi berupa Maket Vaksin Unggas, Maket Vaksin Sapi, Prototype Vaksin (Rhinovet, Etec&Vtec, Sevavet, Bivalen, ND-GTT), dan Leaflet (Vaksin HPAI&LPAI, Vaksin Rhinovet, Aplikasi AKUVet, Aplikasi TAKESI). Antusiasme pengunjung, terhadap teknologi unggulan BBLitvet cukup tinggi, beberapa pengunjung menanyakan terkait dengan produk dan layanan yang ada di BBlitvet dan beberapa diantaranya berharap untuk dapat mendapatkan kesempatan mengikuti kegiatan-kegiatan bimtek terkait kesehatan hewan dari BBLitvet.

Setelah kita mengenal Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), Bung Ino akan membagi tips bagaimana cara mencegah dan mengendalikan penyebaran penyakit hewan ini. Sebarkan informasinya ke yang lain ya!

  

 

 
BBLITVET – BALITBANGTAN dalam rangka menyemarakkan HUT ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2022 Lingkup Kementerian Pertanian, serentak sebanyak 7700 titik melakukan penghijauan di unit kerja/unit pelaksana teknis lingkup Kementerian Pertanian di seluruh Indonesia sesuai instruksi Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL) “Penanaman pohon ini sebagai langkah revitalisasi alam, peningkatan produktivitas lahan, mitigasi bencana dan perubahan iklim juga untuk mendorong terciptanya sumber ekonomi dan kemandirian masyarakat yang hasilnya dapat dinikmati bersama,” terang SYL.
 
Sesuai dengan intruksi Mentan, pada hari ini 12 Agustus 2022 BBLitvet melakukan penanaman pohon di sepuluh titik yang terbagi di dua lokasi yang berbeda yaitu di halaman depan kantor BBLitvet dan di Kebun Percobaan Cimanglid BBLitvet yang diikuti oleh Koordinator PE dan KSPHP serta para Sub Koordinator BBLitvet.
Pohon yang ditanam pun sebanyak sepuluh pohon diantaranya ada pohon mangga, alpukat, durian dan nangka. Kegiatan ini pun merupakan langkah nyata dukungan BBLitvet dalam mengurangi dampak perubahan iklim dan mengurangi resiko kekurangan bahan pangan.

BBLITVET - BALITBANGTAN menggelar acara halal bihalal yang pada dua tahun sebelumnya tidak dilakukan karena pandemi covid-19 pada hari ini (10/5).

Acara kali ini terasa amat istimewa, selain antusiasme dari seluruh pegawai BBLitvet yang menghadiri acara ini pun juga kedatangan tamu istimewa yaitu Plt. Ka Badan Litbang Pertanian ditemani oleh para pejabat Eselon II Balitbangtan.

Sambutan hangat dari seluruh pegawai BBLitvet mengiringi prosesi salam-salaman dari Plt. Ka Badan Litbang Pertanian beserta para pejabat Eselon II Balitbangtan.

Dalam sambutannya, Plt. Ka Badan Litbang Pertanian menyampaikan "minal aidin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin bagi seluruh bapak/ibu keluarga besar BBLitvet yang merayakannya".

"Terhitung pada bulan Maret 2022 sebagian besar beberapa dari teman-teman peneliti dan teknisi yang telah berpindah ke BRIN, saya berharap kebersamaan kita akan tetap terjalin", tambahnya.

Plt. Ka Badan Litbang Pertanian pun mengingatkan tentang wabah PMK yang saat ini terjadi di beberapa wilayah Kabupaten Provinsi Jawa Timur dan Aceh "tentunya teman-teman dari veteriner sudah sangat pahamlah dengan penyakit ini", pungkasnya.

Plt. Ka Badan Litbang Pertanian berharap wabah PMK pada sapi ini dapat segera ditangani dan ditanggulangi dengan cepat.