JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Berita Utama

Sejak dianugerahnya BB Litvet dengan Akreditasi KNAPPP 02:2017 pada akhir tahun 2018 yang lalu oleh Kemenristek Dikti, maka selama 2 hari ini pada tanggal 19 dan 20 Agustus 2019 telah dilakukan asesmen surveilans Pranata Litbang BB Litvet oleh 3 orang asesor yang ditunjuk oleh Sekretariat KNAPPP.

Hasil asesmen menyatakan bahwa BB Litvet dapat meneruskan/melanjutkan akreditasi KNAPPP-nya dengan beberapa perbaikan dari ketidak-sesuaian minor yang ditemukan.

BB Litvet telah melaksanakan kegiatan Penelititan dan Pengembangan sesuai dengan prosedur–prosedur standar yang ditetapkan. Namun kelemahan yang muncul selama pelaksanaan kegiatan tersebut adalah masih lemahnya pencatatan/dokumentasi hasil dari kegiatan terkait dengan Penelitian dan Pengembangan baik dokumen hasil rapat, pertemuan dan sosialisasi.

Sekali lagi diucapkan selamat dan terima kasih kepada Kepala Balai Besar, Seluruh Pejabat Struktural, Peneliti, Teknisi dan Staf lain yang telah mendukung untuk mempertahankan akreditasi KNAPPP Balai Besar Penelitian Veteriner.

  

Sinergi hilirisasi hasil penelitian Balitbangtan Balai Besar Penelitian Veteriner (BBLitvet) dengan Pusat Aplikasi Isotopdan Radiasi Badan Tenaga Atom (PAIR-BATAN) dan Institut Pertanian Bogor (IPB) dalam meningkatkan produktivitas ternak, akan diaplikasikan sesuai kebutuhan dalam pengembangan Sekolah Peternakan Rakyat (SPR) di kabupaten Bojonegoro Jawa Timur.

Kepala BBLitvet Dr. drh. NLP Indi Dharmayanti, M.Si , Kepala Pusat Aplikasi Isotop & Radiasi / PAIR-BATAN Totti Tjiptosumirat, M.Rur.Sci., beserta ketua Project IAEA TC INS5042 Prof. Dr. Muladno mendampingi Expert Mission IAEA Dr. Victor Montenegro dalam kunjungannya di SPR Maju Bersama Kedungadem, Sidorejo, Bojonegoro.

Para peternak yg tergabung dalam SPR mengharapkan dapat mengimplementasikan produk inovasi BBLitvet dan bimtek kesehatan hewan bagi anggotanya untuk meningkatkan produktivitas ternak serta pendapatan bagi peternak.

Dilanjutkan Wrap up Meeting di hotel Bumi Surabaya untuk menyusun rencana aksi kolaborasi riset dan hilirisasi teknologi dan inovasi ketiga institusi Balitbangtan BB Litvet, IPB, dan PAIR -BATAN didukung oleh IAEA project

Sebagai penanggung jawab Program Strategis Kementerian Pertanian yaitu Upaya Khusus Percepatan Populasi Sapi dan Kerbau Bunting (Upsus Siwab) untuk wilayah Provinsi Maluku, Balai Besar Penelitian Veteriner mengirimkan tim untuk melakukan kegiatan monitoring selama 6 hari pada tanggal 29 Juli 2019 s/d 03 Agustus 2019 di 4 Kabupaten yang menjadi wilayah pendukung pelaksanaan Upsus Siwab, yaitu Kabupaten Buru, Seram Bagian Barat (SBB), Maluku Tengah (Malteng) dan Seram Bagian Timur (SBT).

Pada saat kedatangan tim BB Litvet yang diwakili oleh Dr. drh. Bambang Ngaji Utomo, MSc dan Dr. drh. Rahmat Setyo Adji, MSi, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Maluku (Ir. Diana Padang, M.Si) menyampaikan apresiasinya atas kinerja para petugas lapangan dan meminta secara khusus untuk angka Imunisasi Buatan (IB) dipacu agar bisa masuk dalam 3 besar nasional.

Pencapaian pelaksanaan Upsus Siwab di Provinsi Maluku sangatlah menggembirakan, pasalnya sampai akhir Juli masuk dalam daftar hijau bahkan untuk Kebuntingan dan kelahiran sudah melampaui target. Per tanggal 31 Juli 2019 saja realisasi IB 1.111 ekor (74,06 %) dari target 1.500 ekor, realisasi PKB/Bunting 1.506 ekor (143,42%) dari target 1.050 ekor, dan realisasi Kelahiran 886 ekor (105,48%) dari target 840 ekor.

Pada kesempatan monitoring kegiatan tersebut, tim BB Litvet (Dr. drh. Bambang Ngaji Utomo, MSc dan Dr. drh. Rahmat Setyo Adji, MSi) bersama Dinas Pertanian Provinsi Maluku menyerahkan bantuan berupa obat-obatan, timbangan untuk mengukur bobot lahir pedet dan peralatan penanganan kesulitan melahirkan sapi, perlengkapan Imunisasi Buatan (IB), serta bibit legum Indigofera kepada para peternak.

Walau secara teknis pelaksaaan Upsus Siwab sudah berjalan dengan lancar, namun tim BB Litvet selalu mengingatkan untuk jangan lupa selalu melaporkan kegiatan di lapangan (IB, PKB dan lahir) saat pelaksanaan monitoring lapangan kepada para peternak.

 
Pertemuan tim Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi, Badan Tenaga Atom Nasional (PAIR-BATAN) dan International Atomic Energy Agency (IAEA) dengan Balai Besar Penelitian Veteriner (BBLITVET) dilakukan pada tanggal 6 Agustus 2019 di Balai Besar Penelitian Veteriner.

Pertemuan ini dihadiri oleh Kepala Pusat PAIR-BATAN Totti Tjitosumirat, M.Rur.Sci berserta tim, Dr. Victor Manuel Montenegro (pakar dari IAEA), Prof. Dr. Muladno (Fakultas Peternakan IPB), Kepala Balai Besar Penelitian Veteriner Dr. drh.NLP Indi Dharmayanti, M.Si, pejabat struktural dan peneliti BBLITVET.

Tujuan pertemuan ini dan misi dari pakar IAEA Dr. Victor Manuel Montenegro untuk Indonesia adalah:

(1) berbagi pengalaman tentang manfaat atau dampak penerapan teknologi nuklir dan teknik terkait untuk meningkatkan kesehatan hewan dan produksi ternak melalui kerjasama dibawah IAEA (TC INS5042),

(2) memperkuat kerjasama bilateral antara Indonesia dan Costarica dengan berbagi pengalaman yang diharapkan dapat terlibat lebih lanjut di bawah kerjasama selatan-selatan, sehingga memungkinkan untuk berpartisipasi dalam peningkatan kemampuan Least Development Countries (LDC), misalnya untuk negara-negara di Afrika,

(3) untuk memberikan dukungan Indonesia menjadi anggota jaringan laboratorium kesehatan hewan (VetLab Network) yang akan difasilitasi oleh IAEA.

 

  

Kementerian Pertanian yang diwakili oleh BB Litvet telah melaksanakan rencana aksi Program Sinergisitas dalam rangka meningkatkan upaya untuk mencegah dan mengurangi tindakan radikal terorisme sesuai dengan mandat Menko Polhukam. Aksi ini dilakukan selama tiga hari berturut-turut pada dua lokasi yang berbeda tanggal 16-18 Juli 2019. Sebelum BB Litvet melaksanakan aksi ini, Tim Sinergitas Kementerian/Lembaga telah meninjau terlebih dahulu wilayah sasaran yaitu di Kotamadya Palu dan Poso. Selasa 16 Juli 2019, BB Litvet Menyerahkan bantuan bibit buah naga sejumlah 7.000 bibit ke Dinas Pertanian Kotamadya Palu dan langsung diterima oleh Kepala Dinas Pertanian Kotamadya Palu. Pada kegiatan tersebut dihadiri juga oleh Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Sulawesi Tengah (Sulteng) (Perwakilan Kementan yang ada di Sulteng) dan perwakilan BNPT Provinsi Sulteng (Bapak Salman).

      

Rabu 17 Juli 2019, BB Litvet melakukan koordinasi dengan Dinas Pertanian Kabupaten Poso Pertanian dengan melibatkan para penyuluhnya. Pada hari terakhir, (Kamis, 18 Juli 2019) BB Litvet melakukan aksi ini di dua tempat yaitu di Ponpes Amanah Putra dan di Ponpes Walisongo. Di lokasi pertama, diadakan pertemuan yang dihadiri oleh Kadis Pertanian Kab. Poso, Kabid PSP, Kabid Perkebunan, dokter hewan Dinas, perwakilan BNPT Kab. Poso (Pak Gerits) dan diterima oleh beberapa ustadz dari Ponpes. Kadis menyampaikan “kalau ada ternak sapi 30 ekor dan bisa menjadi sumber penyediaan pupuk organik untuk mendukung program pengembangan tanaman hortikultura di Ponpes Amanah dan pendekatan budidayanya dilakukan secara terintegrasi antara tanaman dan ternak”. Dinas Pertanian akan mendampingi dalam pelaksanaan kegiatan dan Kadis menganjurkan agar dibentuk kelompok tani untuk memudahkan program-program Pemda masuk ke Pondok pesantren.

Siangnya dilanjutkan pertemuan di ponpes Walisongo dihadiri oleh Kadis Pertanian Kab. Poso, Kabid PSP dan Kepala Desa. Ponpes Walisongo akan dijadikan penangkar bibit oleh BPTP Sulteng, pada kesempatan tersebut diserahkan juga bantuan bibit hortikultura berupa bibit pepaya merah delima, bibit cabe, sayuran, dlll. Juga diserahkan buku panduan budidaya tanaman pepaya merah delima.