JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

MOU Kerjasama Badan Litbang Pertanian dan Badan Litbang Kesehatan

                                               

                                               

Penyakit Antraks merupakan salah satu dari 25 penyakit yang menimbulkan kerugian ekonomi, keresahan masyarakat, dan kematian hewan yang tinggi sebagaimana ditetapkan dalam Keputusan Menteri Pertanian Nomor 4026/Kpts./OT.140/3/2013 tentang Penetapan Jenis Penyakit Hewan Menular Strategis (PHMS). Menurut OIE (World Organisation for Animal Health), penyakit Antraks juga merupakan salah satu penyakit yang masuk dalam daftar penyakit penting terkait importasi dalam perdagangan internasional.

Penandatangan MOU dilaksanakan di Badan Litbang Pertanian pada tanggal 6 Februari 2017, yang diilakukan oleh:

  1. Kepala Badan Litbang Pertanian dan Kepala Badan Litbang Kesehatan.
  2. Kepala Balai Besar Penelitian Veteriner dengan Kepala Pusat Litbang Biomedis Teknologi Dasar Kesehatan.

Terkait dengan KLB Antraks ini, kerjasama kedua belah pihak ini penting guna melaksanakan tanggung jawab secara bersama atas penyakit zoonosis yang dapat menular ke manusia dan untuk pengendalian dan penanganan penyakit sesuai dengan tupoksinya masing-masing.

Balai Besar Penelitian Veteriner (BB Litvet) sebagai salah satu UPT di bawah Badan Litbang Pertanian sesuai dengan Permentan Nomor 4/Permentan/OT.140//2013, tugasnya diantaranya adalah melakukan penelitian penyakit zoonosis dan pelayanan diagnostik sebagai laboratorium rujukan nasional penyakit hewan. Selain itu Balitbangtan melalui BB Litvet siap mendukung program penguatan koordinasi pemberdayaan ilmu pengetahuan dan teknologi pengendalian zoonosis melalui konsep One Health. Kesiapan BB Litvet ditunjukkan dengan dukungan sarana dan prasarana penelitian sebagai sumber IPTEK, laboratorium Zoonosis dan laboratorium moduler sebagai laboratorium Biosafety Level 3 (BSL-3), Laboratorium Patologi, Toksikologi dan Mikologi, Virologi, Parasitologi dan Bakteriologi dengan peralatan canggih yang ruang lingkup pengujiannnya telah diakreditasi dengan SNI 17025/2008. Selain itu BBLitvet juga mempunyai SDM yang sangat baik dalam hal mengidentifikasi penyakit zoonosis termasuk Antraks.

Inovasi yang telah dihasilkan Balitbangtan melalui BB Litvet terkait dengan penanganan penyakit Antraks diantaranya adalah vaksin antraks yang saat ini sudah diproduksi oleh PUSVETMA dan sudah digunakan secara luas. Selain itu juga sudah dikembangkan vaksin Filtrat, Subunit dan Aerosol namun masih dalam taraf evaluasi. Oral Vaksin juga sedang dalam proses pengembangan. Untuk membantu diagnosa penyakit dilakukan teknik secara Kultur, PCR, Ascoli, ELISA dan Direct fluoRecent Assay.