JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Sosialisasi dan Launcing Inovasi Teknologi Veteriner

Pada hari selasa tanggal 13 Februari 2018 diadakan sosialisasi dan launching inovasi teknologi veteriner, bertempat di Balai Besar Penelitian Veteriner Bogor.

Acara dibuka oleh Kepala Badan Litbang Pertanian. Beliau berbicara mengenai program Upsus Siwab ( Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting), dan menjelaskan bahwa program utama Upsus Siwab adalah meningkatkan populasi sapi melalui Inseminasi Buatan (IB). Selain itu juga program Upsus Siwab ini sudah tertuang dalam peraturan Mentri Pertanian nomor 48/Permentan/PK.210/10/2016 tentang Upaya Khusus Percepataan Peningkatan Populasi Sapi dan Kerbau Bunting yang ditandatangani Mentri Pertanian pada tanggal 3 Oktober 2016.

Arahan Bapak Kepala Badan Litbang Pertanian Pemerintah harus hadir di tengah-tengah masyarakat terutama peternak dalam mengakses paket teknologi pembibitan sapi yang dikembangkan oleh BB Litvet dan Balitbang akan memberikan vaksinasi secara gratis, agar teknologi dan inovasi yang dihasilkan ini dapat langsung dirasakan oleh peternak. Selain itu juga menurut beliau, program Upsus Siwab ini sebagai upaya dalam pemenuhan target terhadap swasembada sapi, juga untuk menahan impor sapi, dan peningkatan kesejahteraan peternak rakyat.

Pada acara yang ke dua diisi dengan launcing produk inovasi teknologi BB Litvet. BB Litvet sebagai lembaga Litbang di bidang Veteriner mempunyai inovasi teknologi yang mampu mengawal kesehatan hewan (sapi) dalam upaya mendukung program Upsus Siwab.

Balai Besar Penelitian Veteriner (BB Litvet) meluncurkan paket pemeriksaan penyakit (MCU), yang terdiri dari Paket lengkap (Ekslusif) dan Paket Hemat. Aplikasi vaksin IBR BBLitvet (Rhinovet) dilakukan pada sapi dara atau induk sehat yang akan dikembangbiakan. Sapi-sapi tersebut kemudian dapat dilakukan deteksi birahi dengan menggunakan inovasi BBLitvet ELISA/FELISA Pro-Kit-Mon (deteksi serologi untuk progesteron) dan PAG kit untuk deteksi spesifik bunting PAG ( Pregnancy Associated Glycoprotein). Pemeriksaan kebuntingan sederhana dengan kit SGA-M (Seed Germination Assay modified). Vaksinasi untuk pencegahan kematian dini pedet akibat diare neonal perlu dilakukan dengan vaksin ETEC+VTEC. Program dilakukan pada saat umur kebuntingan 7 bulan dan diulang 2 minggu sebelum melahirkan. Selain itu BB Litvet juga mengeluarkan aplikasi android bernama TAKESI (Teknologi Android Kesehatan Sapi) yang berguna untuk memberikan informasi tentang gejala klinis, gambar hewan sakit, dan cara penanganannya. Selain itu dengan menggunakan aplikasi ini peternak atau petugas dapat berkomunikasi dan berkonsultasi dengan dokter hewan setempat atau ahli. Aplikasi ini dapat diunduh di google play store secara gratis.

Inovasi dan teknologi yang dihasilkan oleh BB Litvet diharapkan dapat memberikan dukungan terhadap program Upsus Siwab guna pemenuhan target terhadap swasembada sapi serta untuk mendapatkan sapi induk yang sehat, produktifitas tinggi dan pedet (anak sapi) yang dihasilkan sehat dan dapat tumbuh kembang dengan baik, selain itu juga dapat membantu menekan jumlah impor sapi sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan para peternak rakyat, khususnya peternak sapi di Indonesia.