JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Kunjungan Tim Nubika Nuklir Biologi dan Kimia (NUBIKA) Zeni TNI Ke BB Litvet

Jumat tanggal 11 Mei 2018, tim Nubika Nuklir Biologi dan Kimia (NUBIKA) Zeni TNI mengunjungi Balai Besar Penelitian Veteriner.

Tim dari Nubika Zeni TNI disambut oleh Dr. Drh. Bambang Ngaji Utomo, M.Sc. selaku ketua KSPHP Balai Besar Penelitian Veteriner. beliau menyampaikan beberapa patah kata tentang BB Litvet, diantaranya adalah bahwa BB Litvet merupakan satu-satunya badan libang di bidang veteriner yang mempunyai  Culture Collection atau koleksi mikroba berbahaya yang berpotensi  menjadi Bio Weapon dan BB Litvet juga mempunyai Laboratorium BSL 3 Zoonosis dan Moduler.

Sambutan dari tim Nubika Zeni TNI disampaikan oleh ketua rombongan Letkol. Marjunis. Beliau menyampaikan tujuan dari kunjungan ini adalah untuk menambah informasi dan wawasan terkait penanganan senjata biologi.

Setelah itu, Dr. Drh. RM. Abdul Adjid berkesempatan membagikan ilmunya mengenai pengenalan dasar tentang penyakit hewan yang berpotensi sebagai senjata biologi. Menurut beliau Indonesia sebagai negara maritim terbesar di dunia yang juga merupakan negara agraris,  memiliki potensi besar sebagai penghasil produk pertanian/peternakan. Namun di lain pihak memiliki beberapa kendala diantaranya yaitu, adanya penyakit pengganggu komoditas pertanian/peternakan yang disebabkan  agen biologi. Jika agen ini dimanipulasi dapat digunakan sebagai senjata untuk  menghancurkan  komoditas pertanian/peternakan, kalau hal itu sampai terjadi maka Indonesia tidak lagi memiliki ketahanan pangan.

Setelah itu materi dilanjut oleh Dr. Drh. Rahmat Setya Adji, MSi., yang memberikan materi tentang Antraks dan potensinya sebagai senjata biologi. Beliau menjelaskan bahwa anthraks dapat digunakan untuk merusak peternakan. Anthraks dapat membunuh manusia melalui serbuk, air (PDAM/Sumber air lainnya), Spray, dan makanan.

Walaupun kegiatan ini hanya merupakan kunjungan, namun kedua belah pihak berharap akan ada pertemuan selanjutnya guna mendalami materi mengenai Bio Defense (pertahanan Biologi) terhadap kemungkinan adanya serangan Bio Weapon, baik secara langsung ataupun tidak langsung, dengan beberapa pakar dari BB Litvet . (uwi/2018)