JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Science Sharing : Zoonosis dan Food Borne Diseases

Pin It
Balai Besar Penelitian Veteriner, Balitbangtan menyelenggarakan Webinar Bimbingan Teknis Hilirisasi Balitbangtan : Science Sharing : Zoonosis dan Food Borne Diseases pada hari Rabu, 28 Juli 2021.
 
Kepala Balai Besar Penelitian Veteriner, Dr drh NLP Indi Dharmayanti MSi membuka acara dan memberikan arahannya bahwa Foodborne diseases sangat penting dalam era pandemi Covid 19 yang telah banyak merubah banyak hal termasuk perilaku konsumsi makanan. Foodborne diseases yg berasal dari hewan atau produk nya juga dapat menjadi ancaman kesehatan kepada manusia. Untuk memahami dan membahas lebih mendalam mengenai zoonosis dan food borne disease maka BBlitvet menyelenggarakan Bimtek virtual science sharing: zoonosis dan food borne disease. Bimtek virtual ini merupakan sesi ketiga dari rangkaian sains series webinar BBLitvet yang merupakan ajang sharing pengetahuan peneliti, ilmuwan, dosen, mahasiswa serta menghadirkan narasumber yang pakar di bidang zoonosis dan food borne diseases.
 
Webinar dihadiri peserta sebanyak 249 orang secara virtual. Webinar menghadirkan beberapa narasumber. Narasumber pertama adalah Dr drh Tati Ariyanti MSi yang memberikan materi Escherichia coli O157H7 dan Bacteriphage sebagai pengendaliannya; Narasumber kedua, Dr drh Susan M Noor MVSc memberikan materi tentang Brucellosis sebagai milkborne patogen; Narasumber ketiga, drh Khrisdiana Putri MP PhD memberi materi terkait Review food borne disease dan penerapan food safety di masa pandemi Covid 19. Setelah paparan materi dari ketiga narasumber dilanjutkan dengan sesi diskusi dengan peserta webinar. Sesi paparan materi dan diskusi berlangsung sangat interaktif dan dimoderatori oleh drh Harimurti Nuradji PhD
 
Bakteriophage dapat diaplikasikan untuk pengendalian food borne pathogen E coli O157 : H7 dan dapat diaplikasikan secara luas pada rantai makanan. Keberhasilan aplikasi bacteriophage didukung oleh pemberian dosis yang tepat berupa campuran faga dengan volume dan konsentrasi tertentu. Aplikasi bakteriofage telah terbukti potensial karena aman, bersifat spesifik dan mempunyai aktivitas antimikrobial. Pencegahan milkborne brucellosis melalui One Health Approach dengan cara deteksi tepat dan cepat dalam susu dan produk susu, kontrol dan eliminasi brucellosis pada ternak atau hewan, mengurangi faktor resiko infeksi pada manusia. Globalisasi makanan dan perubahan gastronomi yang sangat pesat menjadi salah satu faktor terjadinya peningkatan food borne diseases.