JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение
Pin It

KUNJUNGAN DANDENDETEKSI PASPAMPRES

Pada tanggal 25 September 2014 diadakan pertemuan antara BB Litvet dengan Paspampres (Pasukan Pengaman Presiden). Pertemuan diadakan di Auditorium BB Litvet dan acara dibuka oleh Kepala Balai Dr. Hardiman di damping oleh Kabid Program dan Evaluasi dan Kabid KSPHP.  Dari Paspampres diwakili oleh Komandan Paspampres Kapten Abbas. Peserta dari BB Litvet adalah para ketua Kelti dan beberapa peneliti. Peserta dari Paspampres dihadiri 20 orang dari divisi/detasemen deteksi dan kesehatan. Salah satu tujuan dari pertemuan ini adalah pengenalan bagi Paspampres mengenai virus Ebola yang merupakan penyakit zoonosis yang telah merenggut jiwa manusia di seluruh dunia saat ini serta cara penanggulangannya. Namun demikian tujuan tidak semata pengenalan terhadap virus Ebola tapi untuk mikroba atau racun yang berpotensi membahayakan manusia.

Acara diawali dengan presentasi profil BB Litvet oleh Kabid KSPHP. Diharapkan pada pertemuan ini pihak Paspampres lebih mengenal tugas dan fungsi BB Litvet dalam menangani penyakit hewan, zoonosis maupun toksi sehingga untuk selanjutnya dapat dilakukan jalinan kerjasama antara BB Litvet dan Paspampres untuk menangani permasalahan ada.

Pada sesi kedua Dr. N.L.P. Indi Dharmayanti, peneliti virologi menyampaikan presentasi mengenai virus Ebola dengan topik Pelatihan Penanganan Ebola. Virus Ebola termasuk kategori A virus Bioterorims, bersifat sangat pathogen dan mematikan. Sesi tanya jawab dilakukan terbuka baik terkait dengan virus Ebola maupun mikroba lain seperti Anthrax. Laboratorium Bakteriologi juga telah menguji test kits Anthrax yang dimiliki oleh Paspampres, dan mengajarkan kepada personal Paspampres terkait mengenai penggunaan test kits tersebut. Pada akhir sesi dilakukan kunjungan ke fasilitas BSL3 zoonosis dan moduler.

Dalam menghadapi permasalah adanya bahaya yang mungkin diperlukan oleh Paspampres maka perlu menjalin kerjasama antara Dandendeteksi Paspampres dan BB Litvet khususnya dalam pelatihan dan deteksi lanjut mikroba dan toksin.