JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение
Pin It

Open house di Laboratorium lingkup BBLitvet

Foto Bersama para peserta pelatihan dengan Kepala Balai,
para pejabat Struktural dan para pengajar

Dalam rangka memperingati HUT Badan Litbang Pertanian, pada bulan September - Oktober 2014 BBLitvet melakukan open house di laboratorium lingkup BBLitvet dalam bentuk serangkaian kegiatan transfer teknologi kepada para peserta dari berbagai instansi di Indonesia. Transfer teknologi disesuaikan dengan kebutuhan pengguna. Kegiatan transfer teknologi yang telah dan sedang dilakukan antara lain :

1. Transfer teknologi dalam bentuk uji sensitifitas trypanosidal/obat surra (suramin, melarsomine, diminazene, isomethamidium dan quinapyramine) pada isolat Trypanosoma evansi. Peserta : BBVet Maros, BVet Bandar Lampung, BVet Banjar Baru, Bvet Bukit Tinggi, Laboratorium Tipe B Kupang, BBVet Subang, Dinas Pertanian dan Peternakan Banten

2 .Transfer teknologi deteksi aflatoksin dengan elisa  Peserta : Balai Pengujian Mutu dan Sertifikasi Pakan

3. Transfer teknologi RT-PCR Avian Influeanza subtipe H5N1.  Peserta : UPTD BPBPTDK (Balai Pengembangan Bibit Pakan Ternak dan Diagnostik) Dinas Pertanian DIY

4. Transfer teknologi uji serologi Brucella Peserta : UPTD BPBPTDK (Balai Pengembangan Bibit Pakan Ternak dan Diagnostik) Dinas Pertanian DIY

5. Transfer teknologi Helminthiasis Peserta : UPTD BPBPTDK (Balai Pengembangan Bibit Pakan Ternak dan Diagnostik) Dinas Pertanian DIY

Â

Jadwal pelaksanaan transfer teknologi bervariasi mulai dari 2 s/d 5 hari. Khusus untuk uji sensitifitas trypanosidal dilakukan selama 2 minggu karena kegiatan ini merupakan bagian dari  kegiatan penelitian di BBLitvet dalam upaya membantu penanggulangan penyakit surra yang menjangkit di beberapa propinsi di Indonesia. Isolate Trypanosoma evansi yang diuji adalah isolat berasal dari NTT, Lampung, Kalsel dan Banten.