JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

RESISTENSI ANTI MIKROBA PADA FOODBORNE PATHOGENS

 

Perkembangan teknologi peternakan dari tradisional hingga komersial mengakibatkan penggunaan antimicrobial juga semakin meluas sebagai substansi yang digunakan untuk pengobatan, hingga meningkatkan performance hewan baik kesehatan dan pertumbuhannya. Saat ini antimicrobial resistance (AMR) dalam foodborne pathogen menjadi hal yang penting di seluruh dunia,masalah AMR menjadi sebuah global issue dan global attention yang dibutuhkan oleh seluruh dunia, maka diperlukan adanya global cooperation dan tindakan pencegahan terhadap AMR yang berhubungan dengan bahan pangan asal hewan.

Penyebab utama muncul dan meluasnya masalah AMR-foodborne pathogen adalah penggunaan antimicrobial pada hewan, sehingga berakibat pada bahan pangan asal hewan. Saat ini banyak digunakan antimicrobial pada hewan dengan maksud untuk pengobatan infeksi, pencegahan penyakit, dangrowth promotion. Penggunaan antimikroba untuk ketiga maksud tersebut serta kemungkinan terjadinya penyebaran/spreading bakteri AMR yang dapat ditransmisikan ke manusia melalui rantai makanan dapat meningkatkan masalah AMR-foodborne pathogen.

Organisasi internasional seperti WHO, OIE, dan Codex memandang penting AMR sebagai isu dalam global-food safety, untuk itu mendukung adanya hubungan interdisipliner untuk mengatasi masalah AMR secara efektif.

Sumber : Materi pelatihan “Antimicrobial Resistance and Foodborne Disease Associated with Livestock : Mechanism, Diagnosis & Control